HOME

“Makanan adalah bentuk paling primitif dari kenyamanan”

Sheila Graham

Kota Sragen, Jawa Tengah

Cerita Singkat Kota Sragen, Jawa Tengah.

Kabupaten Sragen, adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Ibukotanya terletak di Sragen, sekitar 30 km sebelah timur Kota Surakarta. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Grobogan di utara, Kabupaten Ngawi (Jawa Timur) di timur, Kabupaten Karanganyar di selatan, serta Kabupaten Boyolali di barat.

Kabupaten ini sebelumnya bernama Sukowati, nama yang digunakan sejak masa kekuasaan Kerajaan (Kasunanan) Surakarta. Nama Sragen dipakai karena pusat pemerintahan berada di Sragen.

Kawasan Sangiran merupakan tempat ditemukannya fosil manusia purba dan binatang purba, yang sebagian disimpan di Museum Fosil Sangiran.

Hari Jadi Kabupaten Sragen ditetapkan dengan Perda Nomor : 4 Tahun 1987, yaitu pada hari Selasa Pon, tanggal 27 Mei 1746. tanggal dan waktu tersebut adalah dari hasil penelitian serta kajian pada fakta sejarah, ketika Pangeran Mangkubumi yang kelak menjadi Sri Sultan Hamengku Buwono yang ke- I menancapkan tonggak pertama melakukan perlawanan terhadap Belanda menuju bangsa yang berdaulat dengan membentuk suatu Pemerintahan lokal di Desa Pandak, Karangnongko masuk tlatah Sukowati sebelah timur.

Makanan Baru Sragen, Jawa Tengah.

Walangan Sragen

Bahan:

  • Ubi Jalar
  • Gula
  • Garam

Cara Membuat :

  1. Kupas ubi, lalu serut dengan parutan serut.
  2. Cuci bersih 3-4 kali. Kemudian rendam ubi hingga terendam keseluruhan
  3. Tambahkan 1 sdm garam.
  4. Rendam 5-10 menit
  5. Tiriskan ubi yang sudah di rendam
  6. Siapkan minyak goreng hingga panas, selagi panas masukkan gula sebanyak 2 sdm
  7. Aduk-aduk mejadi karamel
  8. Kemudian masukan ubi jalar yang sudah di tiriskan dari remdaman kedalam minyak sudah panas
  9. Goreng hingga warna menguning
  10. Selagi ubi jalar masih dalam keadaan panas, kemudian cetak dengan menggunakan cetakan. jangan sampai ubi jalar dalam keadaan dingin karena akan sulit untuk di cetak.
  11. Setelah di cetak maka siap disajikan dalam wadah menarik.

Sambel Tumpang Khas Sragen Jawa Tengah

Sambel Tumpang merupakan makanan khas orang Jawa yang terkenal akan kenikmatan rasanya. Rasanya yang gurih dan cocok jika di temani dengan tempe goreng atau bakwan. Saya sendiri sebagai orang jawa sangat menikmati makanan ini dan selalu mencari ketika hendak pulang ke kampung halaman Sragen, Jawa Tengah, yang unik dari makanan ini yaitu dibuat dengan bahan dasar tempe yang sudah difermentasi terlebih dahulu, karena jika tidak di fermentasi tentu rasanya tidak terlalu enak. Harganya masih terbilang cukup murah dan mudah di cari ketika di Sragen, dan sangat sulit menemukan makanan ini di Jakarta. Berikut akan saya berikan informasi terkait resp dari Sambal Tumpang yang sangat enak ini.

BAHAN-BAHAN :

  1. 1 Papan tempe yang sudah di fermentasi
  2. 5 siung bawang putih
  3. 6 siung bawang merah
  4. 4 lembar daun jeruk
  5. 3 lembar daun salam
  6. 3 cm kencur
  7. 2 cm lengkuas
  8. 8 buah cabai merah keriting
  9. 1 sdt gula pasir
  10. 2 sdt garam (atau penyedap rasa)
  11. 1/2 bungkus santan kara yang kecil 65 ml

Berikut cara pembuatan :

  1. Siapkan panci berisi air, potong-potong tenpe seperti mau di goreng tapi lebih tebel, lalu masukan ke dalam panci dan masukan tahu cokelat
  2. lalu siapkan semua bumbu cuci bersih, masukan ke dalam air di dalam panci tadi bersama tahu dan tempe, rebus kira-kira 20 menitan
  3. setelah selesai rebus pisahkan tahu, tempe lengkuas, daun jeruk, dan juga daun salam ke piring
  4. lalu tuangkan bumbu ke cobek kemudian haluskan
  5. masukan tempe sedikit demi sedikit sambil di haluskan
  6. kemudian tumis bumbu yang sudah di haluskan dengan tempe tadi sampai harum
  7. setelah harum masukan tuang air kira-kira 400 ml
  8. masukan tahu, lau tutup pancibiarkan bumbu meresap
  9. setelah mendidih masukan garam, gula, penyedap dan santanaduk sampai rata
  10. dan siap disajikan

Selamat mencoba girl semoga resep ini bermanfaat!

Introduce Yourself (Example Post)

This is an example post, originally published as part of Blogging University. Enroll in one of our ten programs, and start your blog right.

You’re going to publish a post today. Don’t worry about how your blog looks. Don’t worry if you haven’t given it a name yet, or you’re feeling overwhelmed. Just click the “New Post” button, and tell us why you’re here.

Why do this?

  • Because it gives new readers context. What are you about? Why should they read your blog?
  • Because it will help you focus you own ideas about your blog and what you’d like to do with it.

The post can be short or long, a personal intro to your life or a bloggy mission statement, a manifesto for the future or a simple outline of your the types of things you hope to publish.

To help you get started, here are a few questions:

  • Why are you blogging publicly, rather than keeping a personal journal?
  • What topics do you think you’ll write about?
  • Who would you love to connect with via your blog?
  • If you blog successfully throughout the next year, what would you hope to have accomplished?

You’re not locked into any of this; one of the wonderful things about blogs is how they constantly evolve as we learn, grow, and interact with one another — but it’s good to know where and why you started, and articulating your goals may just give you a few other post ideas.

Can’t think how to get started? Just write the first thing that pops into your head. Anne Lamott, author of a book on writing we love, says that you need to give yourself permission to write a “crappy first draft”. Anne makes a great point — just start writing, and worry about editing it later.

When you’re ready to publish, give your post three to five tags that describe your blog’s focus — writing, photography, fiction, parenting, food, cars, movies, sports, whatever. These tags will help others who care about your topics find you in the Reader. Make sure one of the tags is “zerotohero,” so other new bloggers can find you, too.